Mantan Napi Asimilasi Corona Ditembak Mati Usah Mencuri

Eks Napi Ditembak Mati Usai Mencuri Lagi

LagaNews.com – Polres Metro Jakarta Utara baru saja menembak mati seorang mantan narapidana yang berinisial AR. Penembakan tersebut dikarenakan AR kembali berulah dan melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sesuai keterangan Kapolres Metro Jakut Kombes Budhi Herdi Susianto, sang mantan napi sendiri baru mendapatkan asimilasi dari Kementrian Hukum dan HAM ditengah wabah virus Corona ini. AR sendiri diketahui baru saja bebas beberapa hari saja sebelum kembali melakukan aksi tidak terpuji tersebut.

Sebelumnya, AR sendiri menjalani masa tahanan di Lapas Salemba yang kemudian dipindahkan ke sebuah lapas di Bandung.

“Kami menemukan barang bukti di dompet yang bersangkutan, ada surat asimilasi yang menunjukan bahwa dia baru keluar dari asimilasi,” kata Budhi dalam keterangannya, Minggu (19/4).

Pada aksi pencurian tersebut, AR tidak bertindak sendiri melainkan bersama dengan rekannya yang berinisial JN pada Minggu (12/4) lalu di dalam angkot M15. JN sendiri juga diketahui merupakan seorang mantan napi yang juga baru bebas setelah mendapatkan asimilasi Corona.

Kronologi Pencurian

Dalam aksi pencurian yang dilakukan oleh AR dan JN, mereka menyasar korban seorang wanita yang tengah berada di dalam angkot. Kedua tersangka juga tidak segan dan nekat melukai korban menggunakan senjata tajam dan berhasil membawa kabur sejumlah barang milik korban.

Pada kejadian tersebut, korban juga sempat mengejar dan berteriak untuk meminta bantuan. Untungnya pada saat itu, anggota tim tiger Polres Metro Jakut sendiri tengah melakukan patroli di lokasi tersebut dan berhasil menangkap sang tersangka JN.

“Saat itu JN mencoba untuk kabur sehingga kami lakukan tindakan terukur untuk melumpuhkan terhadap pelaku JN yaitu ditembak kakinya,” tutur Budhi.

Usai penangkapan tersebut, polisi pun mengembangkan kasus dan mengejar tersangka satu lagi, yaitu AR. Selanjutnya, pada Sabtu (18/4) kemarin, polisi menerima informasi bahwa AR berada di sekitar Jalan RE Martadinata arah Terminal Tanjung Priok.

Pada saat penangkapan AR, tersangka pun sempat melakukan perlawanan dan berusaha kabur dari pengejaran polisi. Alhasil polisi pun akhirnya melakukan tindakan tegas dan menembak tersangka.

“Kami melumpuhkan tersangka dan tersangka meninggal dunia di tempat,” ucap Budhi

Budhi menuturkan jenazah AR kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum. Sedangkan untuk tersangka JN, lanjutnya, saat ini mendekam di Polres Jakut dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*